Lolos ke PORA, FAJI Agara Targetkan Emas di Aceh Jaya 2026

LEUSER NEWS

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 00:01 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Aceh Tenggara sukses mengantarkan timnya lolos ke ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua FAJI Aceh Tenggara, Fajriansyah, usai tim arung jeram putra dan putri memastikan tiket ke ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut melalui babak kualifikasi Pra PORA di Sungai Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam ajang seleksi Pra PORA Cabang Olahraga (Cabor) Arung Jeram yang berlangsung di sepanjang aliran Sungai Kluet Tengah, tim FAJI Agara tampil konsisten dan berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat tiga besar secara keseluruhan. Melawan 21 tim kuat dari berbagai daerah di Aceh, tim Agara berhasil menyumbangkan dua medali penting—satu perak dan satu perunggu—yang menjadi penentu kelolosan mereka ke PORA mendatang.

“Alhamdulillah, kerja keras tim pelatih, official, dan seluruh atlet tidak sia-sia. Selama pertandingan kami terus berjuang dan akhirnya bisa menjadi juara umum ketiga,” ujar Fajriansyah dengan nada penuh haru. Ia menyebut keberhasilan kali ini merupakan hasil dari persiapan serius tim selama dua bulan latihan intensif, ditambah masa karantina selama sepekan menjelang keberangkatan ke Aceh Selatan.

ADVERTISEMENT

Leuser News - Dari Leuser, Untuk Negeri

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajriansyah juga menekankan pentingnya kerja sama antara tim putra dan putri FAJI Agara dalam menghadapi tantangan selama babak kualifikasi. Dengan semangat tinggi dan disiplin latihan, para atlet muda tersebut berhasil membawa pulang hasil yang menggembirakan sekaligus membanggakan masyarakat Aceh Tenggara.

Tak lupa, Fajriansyah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara atas dukungan dan doa mereka selama proses seleksi berlangsung. Ia juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, Wakil Bupati, Ketua KONI Aceh Tenggara Dr. Denny F. Roza, dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bakri Sahputra, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan dan perjuangan tim kontingen FAJI Agara.

“Besar harapan kami agar dukungan seperti ini terus berlanjut, terutama dalam hal pembinaan atlet dan peningkatan fasilitas latihan. Karena ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan kami menuju PORA Aceh Jaya 2026,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fajriansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung karena belum berhasil membawa medali emas pada ajang Pra PORA ini. Meski demikian, ia berjanji bahwa tim FAJI Aceh Tenggara akan terus meningkatkan kualitas, memperkuat mental tanding, dan mematangkan strategi untuk berupaya meraih hasil terbaik di PORA nanti.

“Kami mohon maaf karena belum bisa meraih medali emas. Namun InsyaAllah pada ajang PORA tahun depan kami akan membuktikan bahwa FAJI Agara bisa tampil lebih baik lagi. Kami akan berjuang keras demi kehormatan Aceh Tenggara. Mari terus dukung kami,” tutupnya.

Keberhasilan FAJI Agara ini menjadi harapan baru bagi dunia olahraga air di Aceh Tenggara. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat antara atlet, pelatih, masyarakat, dan pemerintah daerah, peluang untuk meraih pencapaian lebih tinggi di masa depan terbuka lebar. PORA 2026 kini menjadi target utama bagi FAJI Aceh Tenggara—bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga panggung kehormatan bagi daerah yang terus membuktikan bahwa Aceh Tenggara HEBAT bukan hanya slogan, melainkan semangat juang yang nyata. (red)

Berita Terkait

Kejaksaan Aceh Tenggara Diuji, Dugaan Penyelewengan Dana Desa Bukit Meriah Kian Menguat
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Kerusakan Irigasi Lawe Harum Sebelum Dimanfaatkan Penuh Dinilai Sebagai Tanda Lemahnya Pengawasan dan Kontrol Kualitas
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap
Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara
Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan
Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang
Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:19 WIB

Produksi Ilegal PT Hopson Kembali Tertangkap di Gayo Lues, Di Mana Fungsi Pengawasan Aparat?

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:25 WIB

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:04 WIB

Harimau Sumatera Serang Petani di Singah Mulo, Warga Putri Betung Desak BPKEL Segera Ambil Langkah Nyata

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:56 WIB

Asap Pabrik Masih Mengepul, Masyarakat Pertanyakan Keberanian PLT KPPH VIII Menindak PT Hopson dan PT Rosin

Senin, 18 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dugaan Operasi Gelap PT Hopson di Tengah Pembekuan Jadi Tamparan Keras bagi Pengawasan Lingkungan di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 15:14 WIB

Pembangkangan PT Rosin Setelah Keputusan Gubernur Aceh Dinilai Mempermalukan Otoritas Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:50 WIB

Pasca Pembekuan oleh Gubernur Aceh, PT Rosin Diduga Masih Produksi, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Periksa Lapangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:56 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru